Info Produk Tupperware – PETUNJUK PEMAKAIAN TUPPERWARE | Tupperware Indonesia

SELAMAT DATANG DI TUPPERWARE INDONESIA !!! ............ Tempat Belanja Tupperware Online dengan diskon 27% - 30% untuk seluruh item | Dapatkan keuntungan ganda bila bergabung bersama kami | silahkan hubungi PIN:268921BF - SMS/WA: 082123751788
Home » » Info Produk Tupperware – PETUNJUK PEMAKAIAN TUPPERWARE

Info Produk Tupperware – PETUNJUK PEMAKAIAN TUPPERWARE

Written By Anita Yuniarti on Wednesday, December 26, 2012 | 12:11 PM



Info Produk Tupperware – PETUNJUK PEMAKAIAN TUPPERWARE 

Produk-produk Tupperware hanya digunakan untuk penggunaan rumah tangga bukan untuk keperluan industri/ komersial. Penting untuk ditekankan bahwa produk-produk Tupperware memiliki keistimewaan dan fungsi penggunaan yang berbeda-beda dan tidak untuk digeneralisasikan. 
Misalkan ;
1.     Produk-produk Tupperware yang dijual di Indonesia saat ini tidak untuk wadah memasak. Kelompok Simply reheat (crystalwave) hanya untuk menghangatkan makanan yang ada di dalamnya dengan bantuan microwave, tetapi tidak untuk penggunaan dalam oven atau tidak untuk diletakkan di atas kompor. Tidak dianjurkan untuk menggunakan seal atau base selain dari kelompok crystalwave, apalagi seal yang cukup rapat menahan udara masuk dan keluar dari baseJANGAN digunakan saat ingin menghangatkan makanan dalam microwave. Karena ketika terjadi tekanan udara yang sangat tinggi di dalam base akibat pemanasan, akan mengakibatkan rusaknya seal tersebut dan seal bisa terlempar ke atas. Crystalwave seal memiliki cap yang harus dibuka saat menghangatkan makanan untuk menghindari tekanan udara yang sangat tinggi di dalam base. Tidak dianjurkan menggunakan produk Tupperware untuk memasak/ menghangatkan makanan yang memiliki kadar gula dan lemak tinggi, seperti mentega, minyak, karamel, lemak, santan dll. Jika ingin menghangatkan jenis makanan tersebut sebaiknya menggunakan produk crystalwave dan tidak lebih dari 30 detik.
2.     Makanan berbentuk cairan panas (seperti air mendidih/ mentega/gula/karamel/lemak/minyak) memiliki tingkat didih yang tinggi yang akan melelehkan produk plastik apapun. Karena itu, makanan dalam bentuk cairan panas/mendidih harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam produk Tupperware kemudian barulah ditutup.
3.     Setelah dari supermarket/ pasar, bahan makanan harus segera disimpan dalam wadah yang tepat untuk menjaga kesegarannya lebih lama. Misalkan untuk rak dapur dapat menggunakan produk dari kategori Kitchen organizer sedangkan untuk di dalam kulkas dapat menggunakan produk dari kategori fridge and freezer. Untuk penyimpanan di kulkas, sebaiknya buang dahulu bungkus dari bahan makanan tersebut kemudian barulah dimasukkan ke wadah dari kelompok fridge/ freezer, biarkan wadah dalam keadaan tidak tertutup selama 20-30 menit. Hal ini akan membuat bahan makanan dan wadahnya berada pada suhu yang sama sebelum wadahnya ditutup.
4.     Produk-produk Tupperware dari kelompok Freezer saja yang bisa digunakan untuk di freezer/ lemari pembeku. Karena kelompok ini menggunakan bahan khusus pemakaian di freezer, dimana bahannya agak lentur agar dapat menyesuaikan diri dengan suhu beku. Sedangkan kelompok fridge dan kelompok lainnya tidak dianjurkan untuk penggunaan di freezer karena menggunakanmaterialbahan baku yang berbeda.
5.     Hanya produk yang memiliki tutup jenis Classic Round Seal saja yang bisa diisi wadahnya dengan makanan berkuah/ cair, di luar itu makanan berair akan mudah tumpah jika disimpan dalam produk bukan jenis Classic Round Seal.
6.     Pada wadah Tupperware dapat ditemukan / , yang memiliki arti

7.     Kerusakan yang diakibatkan oleh kesalahan dalam penggunaan tidak mendapatkan garansi seumur hidup seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Tips :
·         Jika seal terasa terlalu ketat, letakkan di dalam air panas sekitar 3 menit saja, keringkan dan pasangkan ke basenya ketika seal itu masih hangat. Hal ini tidak dianjurkan untuk jenis classic round seal
·         Sebaliknya untuk seal yang longgar, masukan ke dalam air panas sekitar 3 menit lalu keluarkan dan sesegera mungkin masukan ke dalam air dingin.
·         Setelah produk selesai digunakan, segeralah rendam dalam air hangat bercampur sabun dan bersihkan dengan spons lembut. Kemudian cuci dan keringkan dengan lap lembut agar permukaan produk tidak tergores. Jika produk lengket sebaiknya direndam dahulu dalam air hangat yang bercampur cairan sabun (dengan perbandingan sabun dengan air = 1 : 4), barulah dicuci. Semakin sulit kotoran dibersihkan sebaiknya semakin lama direndam.
·         Menghilangkan aroma dari makanan yang tersimpan sebelumnya, dapat dengan cara cuci base dan keringkan. Kemudian isi base dengan koran kering. Diamkan beberapa hari dalam keadaan tertutup. Kemudian koran dibuang dan produk dicuci kembali dan keringkan. Siap untuk digunakan lagi.
·         Jika produk masih belum digunakan untuk menyimpan makanan, dianjurkan selalu menyimpan part/ bagian produk Tupperware dalam kondisi terpisah, agar ada penggantian aliran udara di dalam basenya sehingga aroma dari makanan yang disimpan sebelumnya tidak menetap.

klik disini KATALOG TUPPERWARE INDONESIA
Sponsor Link : Artikel Gallery
Share this article :

Fashion for Family (Grab it Fast !!!)

 
Copyright Modified © Follow us on @TupperIndonesia Tupperware Indonesia - All Rights Reserved
OPTIMIZED by: @KangTya